Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penelitian Fundamental 2025: Jenis, Persyaratan, dan Luaran Wajib

Bagi para dosen yang ingin mendapatkan hibah penelitian dari Kemendiktisaintek, Skema Penelitian Fundamental 2025 adalah salah satu pilihan terbaik. Hibah ini dikelola oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) dan ditujukan untuk mendukung penelitian yang memiliki kepakaran di bidangnya.

Melalui skema ini, dosen dengan jabatan fungsional Lektor ke atas bisa mengajukan proposal penelitian dan berkesempatan memperoleh pendanaan hingga Rp150 juta per tahun. Artikel ini akan membahas jenis penelitian, persyaratan, serta luaran wajib yang harus dicapai.

Jenis dan Ruang Lingkup Skema Penelitian Fundamental

Pada tahun 2025, Skema Penelitian Fundamental terbagi menjadi tiga subskema utama, yaitu:

  1. Penelitian Fundamental Reguler (PFR)
  2. Penelitian Kerja Sama antar Perguruan Tinggi (PKPT)
  3. Kolaborasi Penelitian Strategis (KATALIS)

Setiap subskema ini mendukung penelitian monotahun maupun multitahun, dengan durasi maksimal 2 tahun dan pendanaan hingga Rp150 juta per tahun. Berikut adalah rincian masing-masing skema:

1. Penelitian Fundamental Reguler (PFR)

📌 Target: Dosen dengan kepakaran di bidang tertentu
📌 Tujuan:

  • Menghasilkan prinsip dasar teknologi
  • Mengembangkan formulasi konsep dan aplikasi teknologi
  • Membuktikan konsep ilmiah

📌 Pendanaan: Rp150 juta per tahun
📌 Durasi: 1-2 tahun (multitahun)

2. Penelitian Kerja Sama antar Perguruan Tinggi (PKPT)

📌 Target: Kolaborasi dosen antar perguruan tinggi dengan klaster berbeda
📌 Tujuan:

  • Meningkatkan kualitas penelitian lintas institusi
  • Mendorong pertukaran pengetahuan (knowledge exchange)

📌 Tim Peneliti:

  • Minimal terdiri dari Tim Peneliti Pengusul (TPP) dan Tim Peneliti Mitra (TPM)
  • TPM bertugas sebagai pendamping TPP

📌 Pendanaan: Rp150 juta per tahun
📌 Durasi: 1-2 tahun (multitahun)

3. Kolaborasi Penelitian Strategis (KATALIS)

📌 Target: Konsorsium penelitian dari 3-4 tim peneliti dari perguruan tinggi yang berbeda
📌 Tujuan:

  • Memperluas jejaring dosen antar perguruan tinggi
  • Menghasilkan penelitian dengan tema payung yang sama

📌 Pendanaan: Rp150 juta per tahun per tim
📌 Durasi: 1-2 tahun (multitahun)

Catatan:
Untuk KATALIS, tema penelitian ditentukan oleh DPPM sesuai dengan tema prioritas nasional.

Persyaratan Mengajukan Skema Penelitian Fundamental

Agar proposal penelitian bisa lolos seleksi, dosen harus memenuhi persyaratan umum dan khusus sebagai berikut:

1. Ketentuan Umum

Setiap dosen maksimal mengajukan dua proposal dengan ketentuan:

  • Satu sebagai ketua dan satu sebagai anggota, atau
  • Dua sebagai anggota

Perguruan tinggi tidak boleh berstatus pembinaan di PDDIKTI
Tim pengusul minimal terdiri dari ketua dan satu anggota dari perguruan tinggi yang sama

2. Persyaratan Ketua Tim Peneliti

Dosen tetap dengan NIDN, NIDK, atau NUPTK
Memiliki ID SINTA dan terdaftar sebagai dosen aktif di PDDIKTI
Tidak sedang tugas belajar, sabbatical leave, atau izin lain
Harus memenuhi persyaratan berdasarkan skema yang diikuti:

Subskema

Jabatan Minimal

SINTA Score (Saintek)

SINTA Score (Soshum & Seni)

PFR

Lektor

300

100

PKPT (TPP)

-

100

50

PKPT (TPM)

S-3 (ketua dan anggota)

300

100

KATALIS

Lektor

300

100

Catatan:

  • Untuk PKPT, TPM harus memiliki minimal dua publikasi di jurnal bereputasi internasional.
  • Dalam KATALIS, Ketua Tim 1 harus berasal dari perguruan tinggi klaster Mandiri atau Utama.

Luaran Wajib Skema Penelitian Fundamental

Salah satu syarat utama dalam Skema Penelitian Fundamental adalah luaran wajib. Luaran ini harus dicantumkan dalam proposal dan harus dipenuhi setiap tahunnya.

Subskema

Luaran Wajib

PFR

1 artikel di jurnal bereputasi internasional per tahun

PKPT

1 artikel di jurnal bereputasi internasional per tahun

KATALIS

1 artikel di jurnal bereputasi internasional per tahun + 1 luaran konsorsium di akhir penelitian

📌 Luaran tambahan untuk KATALIS:

  • Paten / Paten Sederhana
  • Perlindungan Varietas Tanaman (PVT)
  • Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu (DTLST)
  • Desain Industri
  • Indikasi Geografis
  • Naskah akademik yang ditelaah pemangku kebijakan minimal level provinsi

Penting:
Setiap luaran wajib harus mencantumkan pendanaan dari:

  • Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
  • Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan
  • Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

Jadwal Pelaksanaan Penelitian Fundamental 2025

Berikut adalah timeline lengkap untuk pendaftaran dan pelaksanaan penelitian:

Kegiatan

Tanggal

Peluncuran Program

3 Maret 2025

Pengusulan Proposal

10 Maret – 7 April 2025

Seleksi Proposal

8 April – 14 Mei 2025

Penetapan Pemenang

15 Mei 2025

Pelaksanaan Penelitian

16 Mei – 19 Desember 2025

Monitoring dan Evaluasi

29 September – 10 Oktober 2025

Pelaporan Akhir

19 Desember 2025

Validasi Luaran

Juni 2026

Tips Agar Proposal Lolos Pendanaan

Hindari kesalahan administratif seperti data yang tidak lengkap atau tidak sesuai format
Pastikan novelty penelitian jelas dan kuat
Jelaskan research gap dengan baik
Pastikan roadmap penelitian relevan dengan topik yang diusulkan
Periksa kembali ID SINTA, status aktif di PDDIKTI, dan klaster perguruan tinggi

🔍 Cek artikel berikut untuk panduan lebih lanjut:
📌 [6 Alasan Proposal Hibah Tidak Lolos Substantif]
📌 [7 Alasan Proposal Hibah Tidak Lolos Administratif]
📌 [Penilaian Proposal Hibah Dikti dari Administratif Hingga Substantif]

Dengan persiapan matang, peluang proposal Anda lolos akan semakin besar! 🚀

 

Posting Komentar untuk "Penelitian Fundamental 2025: Jenis, Persyaratan, dan Luaran Wajib"